Assalamualaikum Sahabat
Alhamdulillah amanah Wakaf Al-Qur’an Braille kembali tersampaikan kepada sahabat-sahabat tunanetra pada 30 Juni 2026.
Di balik keterbatasan penglihatan, tersimpan semangat yang begitu besar untuk terus dekat dengan kalamullah. Hari itu, kebahagiaan terpancar saat Al-Qur’an Braille diterima dan kembali diraba satu per satu titik-titik hurufnya. Bagi kita, mungkin membaca Al-Qur’an adalah hal yang mudah. Namun bagi mereka, setiap ayat yang dibaca melalui sentuhan adalah perjuangan, kesabaran, sekaligus bentuk cinta yang luar biasa kepada Allah SWT.
Salah satu penerima, Bu Aida yang mengalami buta total sejak lahir karena sakit panas, sehari-hari berjuang mencari nafkah dengan berjualan kerupuk keliling dan sesekali menerima jasa pijat, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dulu pernah memiliki Al-Qur’an Braille namun hanya juz 30 saja, keinginan belajarnya pun sangat kuat. Kini dengan hadirnya Al-Qur’an Braille baru harapan itu kembali tumbuh.
Begitu pula dengan Pak Yusuf, beliau juga mengalami buta total karena kecelakaan matanya tertusuk bambu dan mengalami gagal operasi. Dengan keterbatasan penglihatannya tetap berusaha mencari nafkah dari mengamen dan sesekali menerima panggilan pijat.
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan mulia ini. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan keberkahan rezeki, kesehatan, serta menjadikannya cahaya yang menerangi perjalanan kita menuju akhirat kelak. Jazakumullahu khairan katsiran.



















